beritabjtp

Teknologi Elektro-Fenton

Peralatan pengolahan air limbah elektro-Fenton pada dasarnya didasarkan pada prinsip oksidasi katalitik Fenton, yang mewakili proses oksidasi tingkat lanjut yang digunakan untuk degradasi dan pengolahan air limbah organik, beracun, dan berkonsentrasi tinggi.

Metode reagen Fenton ditemukan oleh ilmuwan Prancis Fenton pada tahun 1894. Inti dari reaksi reagen Fenton adalah pembentukan radikal hidroksil (•OH) secara katalitik dari H2O2 dengan adanya Fe2+. Penelitian tentang teknologi elektro-Fenton dimulai pada tahun 1980-an sebagai cara untuk mengatasi keterbatasan metode Fenton tradisional dan meningkatkan efisiensi pengolahan air. Teknologi elektro-Fenton melibatkan produksi Fe2+ dan H2O2 secara terus menerus melalui cara elektrokimia, di mana keduanya langsung bereaksi untuk menghasilkan radikal hidroksil yang sangat aktif, yang menyebabkan degradasi senyawa organik.

Pada dasarnya, proses ini secara langsung menghasilkan reagen Fenton selama proses elektrolisis. Prinsip dasar reaksi elektro-Fenton adalah pelarutan oksigen pada permukaan material katoda yang sesuai, yang menyebabkan pembentukan hidrogen peroksida (H2O2) secara elektrokimia. H2O2 yang dihasilkan kemudian dapat bereaksi dengan katalis Fe2+ dalam larutan untuk menghasilkan agen pengoksidasi kuat, radikal hidroksil (•OH), melalui reaksi Fenton. Produksi •OH melalui proses elektro-Fenton telah dikonfirmasi melalui uji probe kimia dan teknik spektroskopi, seperti perangkap spin. Dalam aplikasi praktis, kemampuan oksidasi kuat non-selektif dari •OH dimanfaatkan untuk secara efektif menghilangkan senyawa organik yang sulit terurai.

O2 + 2H+ + 2e → H2O2;

H2O2 + Fe2+ → [Fe(OH)2]2+ → Fe3+ + •OH + OH-.

Teknologi Elektro-Fenton terutama diterapkan dalam pra-perlakuan lindi dari tempat pembuangan sampah, cairan pekat, dan air limbah industri dari berbagai industri seperti kimia, farmasi, pestisida, pewarnaan, tekstil, dan pelapisan listrik. Teknologi ini dapat digunakan bersamaan dengan peralatan oksidasi lanjutan elektrokatalitik untuk secara signifikan meningkatkan biodegradabilitas air limbah sekaligus menghilangkan CODCr. Selain itu, teknologi ini digunakan untuk pengolahan mendalam lindi dari tempat pembuangan sampah, cairan pekat, dan air limbah industri dari berbagai industri seperti kimia, farmasi, pestisida, pewarnaan, tekstil, pelapisan listrik, dll., yang secara langsung mengurangi CODCr untuk memenuhi standar pembuangan. Teknologi ini juga dapat dikombinasikan dengan "peralatan elektro-Fenton berdenyut" untuk mengurangi biaya operasional secara keseluruhan.


Waktu posting: 07-09-2023